, ,

CFD Makale Bantu Hidupkan Ekonomi Kreatif dan Kuliner Khas Tana Toraja

by -141 Views

News Makale Kegiatan Car Free Day (CFD) yang digelar rutin setiap akhir pekan di Kota Makale, Kabupaten Tana Toraja, terbukti memberikan dampak positif bagi perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Selain menjadi ruang bagi warga untuk berolahraga dan bersosialisasi, CFD kini juga berfungsi sebagai etalase produk kreatif serta kuliner khas Toraja yang menarik minat masyarakat maupun wisatawan.

Pekan ke-4 CFD di Plaza Kolam Makale Keberuntungan Pelaku Kuliner Dan UMKM  - Berita Kota Makassar
CFD Makale Bantu Hidupkan Ekonomi Kreatif dan Kuliner Khas Tana Toraja

Sejak pertama kali difokuskan sebagai arena pemberdayaan ekonomi, CFD Makale mengalami peningkatan jumlah pelaku UMKM yang berpartisipasi. Stand-stand sederhana yang berdiri di sepanjang area bebas kendaraan kini menjadi pusat perhatian pengunjung yang ingin menikmati jajanan tradisional, kopi Toraja, hingga kerajinan tangan khas daerah.

Baca Juga  ; ‘Lantang Pangan” Simbol Penghormatan Terakhir Bagi Mereka yang Meninggal Muda

CFD Jadi Ruang Pasar Bagi Pelaku UMKM

Menurut perwakilan Dinas Perdagangan dan UMKM Tana Toraja, sejak beberapa bulan terakhir pendapatan pelaku UMKM yang mengikuti CFD mengalami peningkatan yang stabil. “Car Free Day bukan hanya tempat olahraga, tetapi juga ruang ekonomi. Banyak pelaku UMKM mengaku omset mereka naik 30—50 persen setiap gelaran CFD,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa CFD memberi kesempatan bagi pelaku usaha rumahan yang belum memiliki tempat usaha tetap untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat lebih luas. Dengan biaya keikutsertaan yang minim, pelaku UMKM dapat melakukan promosi langsung dan menerima masukan dari pembeli secara real time.

Menarik Minat Wisatawan

Kota Makale sebagai pusat aktivitas masyarakat dan pintu masuk bagi wisatawan yang datang ke Tana Toraja, menjadikan CFD sebagai salah satu titik singgah populer. Banyak wisatawan memanfaatkan momen tersebut untuk mencoba makanan lokal dan membeli oleh-oleh khas daerah.

Salah satu pelaku UMKM, penjual kerajinan bambu dan manik-manik Toraja, menyebut bahwa kehadiran wisatawan membantu peningkatan omzet. “Mereka suka produk lokal. Ada yang beli langsung, ada juga yang pesan untuk dikirimkan ke daerah asalnya,” katanya.

Kombinasi aktivitas olahraga, hiburan, dan pasar kreatif membuat CFD Makale menjadi ruang publik yang ramah bagi berbagai segmen masyarakat.

Pemerintah Dukung Penguatan UMKM

Pemerintah Kabupaten Tana Toraja menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran CFD sebagai sarana pemberdayaan ekonomi. Rencananya, pemerintah akan menambah fasilitas pendukung seperti tenda, area penempatan UMKM yang lebih tertata, serta membuka sesi khusus untuk menampilkan produk unggulan kecamatan.

CFD ini harus terus menjadi wadah bagi UMKM kita untuk berkembang. Pemerintah siap mendukung agar kegiatan ini makin bermanfaat secara ekonomi,” ujar pejabat Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Harapan Pelaku UMKM

Pelaku UMKM berharap kegiatan CFD dapat terus dipertahankan dan diperluas. Selain membantu penjualan, CFD juga membuka peluang kolaborasi antarpengusaha lokal. Banyak UMKM yang kini mulai berjejaring untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan.

Dengan meningkatnya antusiasme masyarakat dan dukungan pemerintah, Car Free Day Makale dinilai menjadi salah satu motor penggerak penting dalam menghidupkan ekonomi lokal di Tana Toraja. Kegiatan ini tidak hanya sehat bagi tubuh, tetapi juga sehat bagi pertumbuhan UMKM daerah.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.