News Makale — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Toraja menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-778 Toraja sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Kabupaten Tana Toraja. Acara berlangsung khidmat di ruang sidang utama DPRD dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi adat dan pemuda.

Ketua DPRD Tana Toraja, Yohanis Lande, dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum ini bukan sekadar perayaan, melainkan juga refleksi atas perjalanan panjang Toraja sebagai daerah yang kaya sejarah dan budaya.
“Perayaan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk menjaga warisan leluhur sekaligus memperkuat komitmen membangun Tana Toraja yang lebih maju. Berdaya saing, dan sejahtera,” ujarnya.
Pidato Bupati Tana Toraja
Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, menekankan pentingnya persatuan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Ia juga mengapresiasi kontribusi seluruh pihak yang terus menjaga Toraja sebagai ikon budaya dunia.
“Toraja bukan hanya milik kita, tetapi juga bagian dari warisan budaya dunia. Tugas kita adalah menjaga sekaligus mengembangkan potensi ini agar memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Kehadiran Tokoh Masyarakat dan Budaya
Rapat paripurna ini turut diwarnai dengan penampilan tarian tradisional Toraja sebagai simbol penghormatan terhadap identitas budaya daerah. Sejumlah tokoh adat dan perwakilan lembaga masyarakat juga hadir untuk memberikan doa serta dukungan moral bagi kemajuan Tana Toraja.
Harapan untuk Masa Depan
Dalam peringatan ini, DPRD dan pemerintah daerah menegaskan komitmen bersama untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur, pendidikan, pariwisata, dan pelestarian budaya. Momentum peringatan hari jadi diharapkan dapat memperkuat rasa cinta masyarakat terhadap tanah kelahiran sekaligus menjadi energi positif dalam menghadapi tantangan ke depan.









