News Makale – Pawai Ta’ruf Makale sukses memeriahkan Car Free Day di Plaza Kolam, Makale, pada akhir pekan lalu. Ribuan warga dan wisatawan hadir untuk menyaksikan kemeriahan acara yang menampilkan parade budaya, seni, dan kreativitas lokal. Aktivitas ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan identitas budaya masyarakat.

Acara Pawai Ta’ruf Makale dimulai sejak pagi dengan rute utama di sekitar Plaza Kolam. Peserta mengenakan pakaian adat, membawa dekorasi kreatif, dan menampilkan atraksi seni tradisional seperti tari-tarian dan musik daerah. Kerumunan warga memadati sisi jalan untuk memberikan semangat kepada peserta dan mengabadikan momen melalui foto dan video.
Baca Juga : Bupati Lutim Irwan Tata dan Renovasi Pasar Tapuondao
Car Free Day menambah keseruan Pawai Ta’ruf Makale. Jalanan yang bebas kendaraan memberikan ruang aman bagi peserta dan penonton. Aktivitas ini mendorong warga untuk berjalan kaki, bersepeda, dan menikmati udara segar, sekaligus mempererat interaksi sosial antarwarga dari berbagai lapisan masyarakat. Plaza Kolam menjadi titik fokus bagi seluruh kegiatan yang berlangsung.
Panitia penyelenggara menekankan pentingnya protokol kesehatan dan keselamatan selama acara. Mereka menyiapkan pos pengamanan, area pertolongan pertama, dan jalur evakuasi agar kegiatan tetap aman dan nyaman bagi semua pihak. Pendekatan ini memastikan Pawai Ta’ruf Makale berlangsung lancar tanpa kendala berarti.
Acara ini juga menjadi ajang promosi budaya dan pariwisata Makale. Peserta dan pengunjung dari luar kota memperkenalkan tradisi lokal kepada wisatawan, meningkatkan apresiasi terhadap budaya setempat, dan mendorong perkembangan ekonomi kreatif. Pedagang lokal turut menikmati peningkatan pengunjung, menjadikan event ini berkontribusi langsung pada perekonomian.
Pawai Ta’ruf Makale membuktikan bahwa Car Free Day dapat menjadi platform efektif untuk menampilkan budaya, mempererat komunitas, dan menciptakan hiburan berkualitas. Pemerintah dan panitia berkomitmen untuk menjadikan kegiatan ini rutin setiap tahun, sehingga Plaza Kolam terus menjadi pusat aktivitas sosial, budaya, dan rekreasi masyarakat Makale.








