News Makale — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja terus melakukan percepatan realisasi anggaran menjelang akhir tahun 2024. Hingga triwulan ke-IV, serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tercatat mencapai 67 persen. Capaian ini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk memastikan berbagai program pembangunan dapat terselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.

Menurut laporan internal Pemkab, beberapa sektor strategis seperti infrastruktur, layanan publik, pendidikan, dan kesehatan terus didorong agar realisasi anggarannya dapat meningkat di sisa waktu tahun berjalan. Pemerintah menilai bahwa kolaborasi antar-organisasi perangkat daerah menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan APBD.
Penyerahan SK PPPK Tahap 2 Formasi 2024
Di tengah evaluasi APBD tersebut, Pemkab Tana Toraja juga melaksanakan agenda penting yang menjadi bagian dari peningkatan kualitas layanan publik. Bertempat di beranda Kantor Bupati, Senin (24/11), dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) dan penandatanganan perjanjian kerja bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 2 Formasi Tahun 2024.
Sebanyak 46 orang PPPK resmi menerima SK pengangkatan, terdiri dari tenaga guru, tenaga kesehatan, serta tenaga teknis. Pengangkatan ini diharapkan dapat memperkuat kebutuhan sumber daya manusia di berbagai instansi pemerintah daerah, sekaligus memaksimalkan pelayanan masyarakat.
Acara berlangsung khidmat dan sederhana, dengan kehadiran langsung Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak, bersama jajaran pejabat terkait.
Pesan Bupati: Disiplin, Etika, dan Dedikasi
Dalam sambutannya, Bupati dr. Zadrak menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PPPK yang telah resmi bergabung sebagai bagian dari aparatur pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa menerima SK bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh dedikasi.
“Saya mengucapkan selamat kepada 46 PPPK yang hari ini menerima SK. Jadikan momentum ini sebagai dorongan untuk bekerja lebih disiplin, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi etika kerja dalam melayani masyarakat,” tegas Bupati.
Ia juga menekankan bahwa PPPK harus mampu menjadi bagian dari solusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
Pemkab Dorong Kinerja untuk Capai Target Anggaran
Menutup kegiatan, Bupati kembali mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk mempercepat realisasi anggaran tanpa mengabaikan kualitas pelaksanaan program. Dengan serapan APBD baru mencapai 67 persen di triwulan ke-IV, Pemkab berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh agar target akhir tahun dapat dicapai.
Pemerintah berharap keberadaan tenaga PPPK yang baru dilantik dapat menjadi tambahan energi positif dalam mendukung berbagai program prioritas daerah, sekaligus memastikan pelayanan masyarakat berjalan optimal hingga akhir tahun dan seterusnya.








