, ,

Soeharto Pahlawan Nasional, Senyum Bahagia Keluarga Cendana

by -821 Views

News Makale  — Pemerintah resmi menetapkan Presiden kedua Republik Indonesia, Jenderal Besar (Purn) H. M. Soeharto, sebagai Pahlawan Nasional pada peringatan Hari Pahlawan, Minggu (10/11/2025). Keputusan ini disambut hangat oleh keluarga besar Cendana, yang hadir langsung dalam upacara penganugerahan di Istana Negara, Jakarta.

RRI.co.id - Soeharto Pahlawan Nasional, Senyum Bahagia Keluarga Cendana
Soeharto Pahlawan Nasional, Senyum Bahagia Keluarga Cendana

Penganugerahan dan Apresiasi Negara

Presiden Prabowo Subianto menyerahkan tanda kehormatan Pahlawan Nasional kepada keluarga almarhum Soeharto, yang diwakili oleh putri sulungnya, Siti Hardiyanti Rukmana atau Mbak Tutut. Dalam sambutannya, Prabowo menilai Soeharto sebagai tokoh yang memiliki jasa luar biasa dalam membangun fondasi ekonomi dan stabilitas nasional pasca-kemerdekaan.

Baca Juga : Soeharto dan Gus Dur, Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional

“Beliau mengabdikan hidupnya untuk menjaga persatuan bangsa dan membangun kemandirian ekonomi Indonesia. Kita harus menghormati jasa-jasa besar beliau tanpa melupakan sejarah secara utuh,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

Penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 120/TK/2025, setelah melalui kajian Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Senyum Bahagia dari Keluarga Cendana

Dalam momen penuh haru itu, keluarga Cendana tampak tersenyum bahagia. Mbak Tutut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah serta seluruh rakyat Indonesia yang telah menghargai perjuangan ayahandanya.

“Kami sekeluarga berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan seluruh rakyat Indonesia. Bapak Harto selalu mencintai bangsa ini, dan kami bersyukur pengabdian beliau kini diakui negara,” ucap Tutut dengan mata berkaca-kaca.

Selain Tutut, tampak pula Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) dan Tommy Soeharto, yang ikut mendampingi prosesi penyerahan gelar.

Kontroversi dan Warisan Sejarah

Meski keputusan ini menuai beragam tanggapan di masyarakat, banyak pihak menilai bahwa pengakuan terhadap jasa Soeharto harus dipandang dalam konteks sejarah. Pengamat politik LIPI, Dr. Hermawan Nugroho, menilai langkah pemerintah sebagai bentuk rekonsiliasi sejarah nasional.

“Pengakuan ini bukan berarti menutup catatan kelam masa lalu, tetapi menempatkan Soeharto sebagai bagian integral dari perjalanan bangsa,” ujarnya.

Dengan penetapan ini, Soeharto resmi bergabung dengan deretan tokoh besar Indonesia yang mendapat gelar Pahlawan Nasional, menandai babak baru dalam penghargaan terhadap tokoh-tokoh berpengaruh dalam sejarah Indonesia modern.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.