News Makale – Event olahraga ekstrem Toraja Climbing Party kembali digelar untuk ketiga kalinya pada 2025. Kegiatan yang berlangsung di tebing alam kawasan Lemo, Kecamatan Makale Utara, ini diikuti puluhan pemanjat tebing dari berbagai daerah di Indonesia.

Dengan latar pemandangan khas Tana Toraja yang memukau, para peserta tak hanya beradu nyali menaklukkan rute panjatan, tetapi juga menikmati keindahan alam dan budaya setempat. Event ini menjadi magnet wisata sekaligus ajang promosi destinasi petualangan di Sulawesi Selatan.
Baca Juga : Buntu Sarira, Destinasi Wisata Baru Bangkitkan Ekonomi Warga Tana Toraja
Ketua Panitia Toraja Climbing Party 3, Yulius Tandirerung, mengatakan bahwa tahun ini pihaknya menghadirkan rute baru yang menantang, dengan tingkat kesulitan bervariasi mulai dari beginner hingga advance. “Kami ingin memadukan olahraga ekstrem dengan keindahan alam Toraja. Peserta bisa merasakan sensasi memanjat tebing sambil menikmati panorama sawah, bukit, dan situs budaya,” ujarnya.
Acara ini tak hanya diikuti atlet profesional, tetapi juga pemanjat tebing hobi dan komunitas climbing dari berbagai daerah, termasuk Makassar, Manado, Kendari, hingga Jawa. Bahkan, ada peserta dari luar negeri yang turut meramaikan.
Daya Tarik Wisata dan Budaya
Selain kompetisi, panitia menyediakan paket tur singkat bagi peserta dan penonton untuk mengunjungi objek wisata populer seperti Kete Kesu, Londa, dan Batutumonga. Masyarakat lokal juga turut memeriahkan dengan menampilkan kesenian tradisional Toraja seperti Pa’gellu dan Pa’pompang.
“Event ini punya efek ganda. Wisatawan datang, UMKM bergerak, dan Toraja semakin dikenal sebagai destinasi adventure tourism,” kata Kepala Dinas Pariwisata Tana Toraja, Rinto Rombelayuk.
Pengamanan dan Dukungan Penuh
Pihak panitia bekerja sama dengan Basarnas, PMI, dan aparat keamanan setempat untuk memastikan keselamatan peserta. Jalur panjatan dilengkapi sistem safety berstandar internasional, dan setiap pemanjat diwajibkan menggunakan perlengkapan pribadi yang memenuhi kualifikasi.
Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, menyampaikan dukungan penuh terhadap Toraja Climbing Party sebagai salah satu agenda tahunan pariwisata daerah. “Kami akan terus memfasilitasi kegiatan seperti ini agar Tana Toraja semakin dikenal di kancah nasional maupun internasional,” ujarnya.
Harapan ke Depan
Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, panitia berharap Toraja Climbing Party dapat menjadi kalender tetap sport tourism di Sulawesi Selatan. Selain mempromosikan wisata, event ini diharapkan mampu mencetak atlet panjat tebing berbakat dari Toraja dan sekitarnya.
Event berakhir dengan penyerahan medali dan penghargaan kepada para juara. Disambut tepuk tangan meriah dari ratusan penonton yang memadati area lomba. Keindahan alam dan semangat sportivitas menjadi penutup manis gelaran Toraja Climbing Party 3 tahun 2025.








