News Makale – Setelah kabar perceraiannya dengan Azizah Salsha mencuat pada 2025, nama Pratama Arhan kembali menjadi sorotan publik. Namun di balik status selebritasnya sebagai pemain Timnas Indonesia, Arhan menyimpan kisah perjuangan yang tak banyak diketahui. Ia lahir dari keluarga sederhana, dengan ayah yang berprofesi sebagai penjual sayur keliling.

Sejak kecil, Arhan kerap menemani ayahnya berjualan. Keterbatasan ekonomi membuatnya harus menahan keinginan sederhana, termasuk sulit membeli sepatu bola. Meski demikian, kondisi itu justru membentuk mental juara dan semangat pantang menyerah.
Baca Juga : Tim Debat UIN Alauddin Raih Juara 4 Nasional di Walikota Cup 2025
Perjuangan Awal Karier
Arhan memulai karier sepak bola dengan segala keterbatasan. Ia sering berlatih hanya dengan sepatu bekas atau bahkan tanpa alas kaki. Namun bakatnya yang menonjol membuatnya dilirik klub lokal, hingga akhirnya bergabung ke PSIS Semarang dan meniti karier profesional.
Kini, Arhan dikenal sebagai salah satu bek kiri terbaik Indonesia dengan tendangan lemparan jauh yang menjadi ciri khasnya. Popularitasnya semakin meningkat setelah memperkuat Timnas di berbagai ajang internasional.
Bangkit Usai Perceraian
Perceraian dengan Azizah Salsha sempat membuat publik berspekulasi tentang kehidupan pribadinya. Namun Arhan memilih tetap fokus pada karier sepak bola. Ia menegaskan bahwa dukungan keluarga, terutama orang tuanya yang sejak awal menemaninya berjuang, menjadi sumber kekuatan utama untuk bangkit.
Inspirasi untuk Generasi Muda
Kisah hidup Pratama Arhan menjadi inspirasi bagi banyak anak muda Indonesia bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih impian. Dari anak penjual sayur keliling yang kesulitan membeli sepatu bola, ia berhasil menjadi salah satu pemain kebanggaan bangsa.








